February 22, 2013

IFW 2013 - KRATON & BLOSSOM

Auguste Soesastro
        Sentuhan minimalis terpancar dari koleksi fall/winter Auguste Soesastro Kamis lalu. Ini menggambarkan kecintaannya pada alam dengan proses pembuatan koleksi rancangannya. Ia menggunakan bahan sehemat mungkin yang juga menggambarkan koleksinya yang edgy, clean-cut dan sederhana. Sebagai contoh, untuk membuat sebuah jaket saja hanya digunakan kain selebar 90 cm. Meskipun terlihat sederhana, Auguste yang sangat memperhatikan detail jahitan bisa menghabiskan waktu sampai 60 jam untuk membuat sebuah jaket. Auguste juga meminimalisasi penggunaan pewarna kimia. "Secara spiritual saya menolak warna-warna dari bahan kimia," tutur Auguste. Warna-warna gelap seperti hitam, abu-abu, cokelat tua, navy dan beberapa warna terang seperti orange, magenta, merah, fuschia turut menghiasi berbagai potongan edgy koleksi Auguste. Koleksi Auguste tersebut berupa jaket, celana pensil, blus longgar serta gaun maxi berpotongan longgar yang terinspirasi dari mitologi Yunani, The Moirai. 
       Auguste tidak lupa membawa ciri khas Indonesia ke dalam rancangannya. Tenun ayotupas khas Timor Timur yang bermotif geometris pun disulapnya menjadi aksesoris seperti syal yang siap pakai. Auguste juga menggunakan batik bermotif 'tirto tejo' berbahan silk crepe, yang dijadikan blus longgar tanpa lengan. 


Jeanny Ang
       Berbeda dengan Auguste, Jeanny Ang yang juga tampil di Indonesia Fashion Week 2013 memamerkan koleksi summer-nya. Koleksi Jeanny didominasi warna-warna ceria seperti kuning, biru, ungu dan krem. Kesan blossom semakin bertambah dengan penggunaan layer-layer yang ditumpuk asimetris layaknya bunga bermekaran. Sifon, organza, lace dan lace banyak digunakan dalam koleksi Jeanny yang feminin tersebut.
     Koleksi kali ini terinspirasi dari Kebudayaan Indo-Cina Peranakan, dari paduan warna-warna yang biasanya ada pada poci-poci Peranakan. Harapan, semangat, dan keberuntungan adalah arti dari koleksi Jeanny Ang kali ini, dengan cerita tentang gadis Peranakan yang memiliki sisi feminism, ceria, dan ramah. (Indonesia Fashion Week)


No comments: