April 7, 2013

IFW 2013 - EKSOTIKA TENUN NTB

                Pada hari ke empat Indonesia Fashion Week 2013 yang juga merupakan hari terakhir pagelaran mode tersebut, empat desainer yang terdiri dari Dwi Iskandar, Epoel Daeng Hasanung, Irna Mutiara, dan Linda Hamidy Grander menampilkan karya mereka yang didukung oleh Dekeranasda Nusa Tenggara Barat.


Dwi Iskandar
Dwi mengolah tenun motif geometrik untuk rancangannya yang berupa kemeja, celana, dan vest yang dilengkapi dengan asesoris. Warna yang digunakan adalah hijau, oranye, putih, dan marun.  Beberapa potongan celana menurut saya cukup unik dan kreatif jika dipakai untuk keseharian.


Epoel Daeng Hasanung
Berbeda dengan rancangan Dwi Iskandar yang terkesan ringan dan kasual, rancangan Epoel Daeng Hasanung lebih cenderung berat. Motif tenun garis-garis berwarna bold saling dipadupadankan. Penggunaan syal dengan warna senada dengan atasan cukup terlihat ‘berat’. Penambahan detil juga meramaikan beberapa potong kemeja. Motif tenun lain yang dipakai adalah motif geometris dan peach work (kabar24.com). Epoel juga mengombinasikan atasan tenun rancangannya dengan jeans sehingga memberi kesan kasual juga manly.



Irna Mutiara
Perancang asal Bandung ini membawa koleksi tenun muslimnya dengan warna-warna lembut. Ciri busana yang ditampilkan Irna di koleksi kali ini adalah atasan layer bertumpuk, celana harem, serta variasi celana kulot (wolipop.com).


Linda Hamidy Grander
Linda membawa tenun ke level yang lebih tinggi. Rancangan Linda menurut saya sangat elegan dan mewah seperti temanya Glamorous Tale. Songket-songket dengan warna bold dijadikan cocktail dress, atasan peplum, celana, rok, jaket, dengan tumpukan gelang yang berkilau.

No comments: