April 3, 2013

IFW 2013 - MENATION

Pada hari ke tiga Indonesia Fashion Week 2013 di Plenary Hall JCC, Tema menation menghadirkan empat show yang terdiri dari Addy Van Der Krommenacker, Deden Siswanto, Oka Diputra dan kolaborasi Tri Handoko dan Dave Hendrik.


Addy Van der Krommenacker
Salah satu desainer asing yang ikut serta dalam Indonesia Fashion Week adalah Addy Van Der Krommenacker dari Belanda. Ia membawa koleksinya yang gemerlapan dengan warna netral seperti perak, putih, dan hitam. Berbagai gaun malam dengan bahan organza, muslin, tulle, dan sulaman dirancang langsung dengan teknik moulage (menjahit dengan tangan langsung pada manekin). Gaun-gaun dengan variasi cetak termasuk motif zebra dan kolase bebatuan tersebut didesain memeluk tubuh dan jatuh ke bawah. Banyak model yang berjalan dan berpose sembari menghempaskan gaun panjang tersebut yang menghasilkan efek terbang sehingga sangat menarik untuk diabadikan.



Deden Siswanto
                Dalam fashion show pada Indonesia Fashion Week (IFW) 2013 ini, Deden Siswanto bekerja sama dengan label busana Pinot Noir mengetengahkan koleksi busana siap pakai untuk pria dalam label "Deden Siswanto for Pinot Noir".
Koleksi ini mengambil inspirasidari film 'A Walk In The Clouds".Sebuah film romantic produksi 20th Century Fox, 1995, yang dibintangi oleh Keanu Reeves. Film tersebut menceritakan romantika kehidupan cinta Paul Sutton, sekembalinya ia dari medan perang Pasifik di tahun 1945, dengan latar kehidupan perkebunan anggur di Napa Valley milik sebuah keluarga Meksiko-Amerika.
Busana siap pakai pria yang ditampilkan berupa; celana panjang, celana pendek, kemeja tangan panjang, rompi, dan jaket.Sementara warna didominasi oleh warna hijau khaki, coklat, merah marun, dan abu-abu.Material yang digunakan pada sebagian besar rancangan adalah katun, linen danvoil Sebagai penunjang penampilan ditambahkan aksesoris; bretel, syal dengan detail ring ikat pinggang, dan topi. (Indonesia Fashion  Week)



Oka Diputra
Desainer dari Bali, Oka Diputra, menampilkan koleksi Autumn-Winter 2013. Terinspirasi dari pemandangan perbukitan pasir di Gurun Sahara, karya yang dibungkus tema ”Dunes” itu ia tujukan bagi pria yang berani tampil beda, yang tidak rikuh mengenakan kemeja gaya lilit, misalnya, ataupun celana berwarna merah.
Menyadari bagian terpenting dalam membuat koleksi busana pria adalah material, Oka memilih bahan yang nyaman dikenakan, seperti cotton jersey, silk, dan campuran wol poliester, yang ia “buru” hingga ke negara tetangga. Untuk warna, ia memilih warna-warna hitam, putih, merah, dan silver grey. (BeritaSatu)



Tri Handoko & Dave Hendrik
Tidak kalah menariknya dari desainer-desainer lain, koleksi duo 3D (Tri Handoko dan Dave Hendrik) menampilkan koleksi busana pria yang modis. Dengan perpaduan warna dan motif yang unik menambah kesan urban dan easy going namun tetap chic dan tidak berlebihan. Fashion show 3D ditutup dengan keluarnya Tri Handoko dan Dave Hendrik dengan atasan yang senada. Dave secara tidak diduga-duga memotret sisi kiri dan kanan row audience juga pers media area dengan telepon genggamnya. Cheese!

No comments: