November 7, 2014

IPMI TREND SHOW 2015 - SAPTO DJOJOKARTIKO


      Malam itu di panggung White Cube Box Bazaar Fashion Festival 2014, para tamu undangan dikejutkan dengan kehadiran patung kepala dan tangan yang berukuran cukup fantastis. Lantunan musik dua cello membuai suasana. Pertunjukkan seorang desainer berbakat yang tidak lain adalah Sapto Djojokartiko pun dimulai. Satu per satu model dengan tatanan rambut klimis membawakan koleksi Saptodjojokartiko Prêt-A-Couture Spring/Summer 2015. Detail yang luar biasa dan siluet tegas terpahat di setiap koleksi membuat saya -dan saya yakin para undangan lain juga- berdecak kagum sekaligus bertanya-tanya apa yang mengilhami desainer kelahiran Solo tersebut.
      Sejenak saya membaca kembali press release yang saya pegang. Ternyata bukan nuansa Barat yang seperti saya duga tetapi penara yang menjadi inspirasi utama. Penara merupakan alat cap batik berbahan tembaga. Siluet dan warna penara yang menginspirasi Sapto direalisasikan dengan simetrinya hiasan-hiasan dalam tiap potong pakaian.
      Siluet bervolum dengan warna sendu pada koleksi itu tidak hanya dihiasi detail mutiara, kristal dan payet yang rumit tetapi juga dibuat dengan keahlian tangan dan bordir yang memikat. French laces, dutches, damask, gazar, organza dan linen dipilih sebagai material untuk menyokong hiasan-hiasan elok tersebut. Sederetan jaket, celana, atasan, dan gaun panjang pun siap tampil bak pakaian milik para dewi.
      Secara keseluruhan, koleksi Saptodjojokartiko malam itu cukup dramatis tetapi jauh dari kesan berlebihan. Gaya koleksi itu dibalut dengan nuansa modern dan elegan. Hiasan dalam tiap potong pakaian didesain dengan sangat proporsional dan dirancang amat menawan. Bravo!

No comments: